<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309</id><updated>2011-04-21T19:54:51.431-07:00</updated><category term='hohohoho'/><category term='TA nich'/><title type='text'>sEreNaDa_pElaNgi</title><subtitle type='html'>Ehmmmm....
gag banyak orang yang tau siapa sebenernya aku!!!

aku sih simpel aza, gag banyak neko-neko....
diem-diem nganyutin hohoho....

seni,abstrak...
itu hal yang paling aku senengin dalam hidup..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-1073875886879139351</id><published>2009-01-09T01:08:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T01:12:13.853-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SWcU0zD44AI/AAAAAAAAADI/y2YT9cvEqvY/s1600-h/n+(2).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SWcU0zD44AI/AAAAAAAAADI/y2YT9cvEqvY/s400/n+(2).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289219184662208514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;CORAK / ALIRAN / GAYA SENI RUPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Naturalisme &lt;br /&gt;    Naturalisme merupakan corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu obyek sesuai dengan alam (nature). Obyek yang digambarkan diungkapkan seperti mata melihat. Untuk memberikan kesan mirip diusahakan bentuk yang persis, ini artinya proporsi, keseimbangan, perspektf, pewarnaan dan lainnya diusahakan setepat mungkin sesuai mata kita melihat.&lt;br /&gt;    Tokoh-tokoh Naturalisme : Rembrant, Williamn Hogart dan Frans Hall di Indonesia yang menganut corak ini : Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Realisme&lt;br /&gt;    Realisme adalah corak seni rupa yang menggambarkan kenyataan yang benar-benar ada, artinya yang ditekankan bukanlah obyek tetapi suasana dari kenyataan tersebut.&lt;br /&gt;    Tokoh-tokoh realisme ialah : Gustove Corbert, Fransisco de Goya dan Honore Daumier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Romantisme&lt;br /&gt;    Romantisme merupakan corak dalam seni rupa yang berusaha menampilkan hal-hal yang fantastic, irrasional, indah dan absurd. Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang tragedy yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita romah. Penggambaran obyeknya lebih sedikit dari kenyataan, warna yang lebih meriah, gerakan yang lebih lincah, pria yang lebih gagah, wanita yang lebih &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Impressionisme&lt;br /&gt;    Impressionisme merupakan corak seni rupa yang lahir pada tahun 1874. Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Kesan itu didapat dari bantuan sinar matahari yang merefleksi ke mata mereka. Mereka melukiskan dengan cepat karena perputaran matahari dari timur ke barat. Karena itulah dalam lukisan impressionisme obyek yang dihasilkan agak kabur dan tidak mendetail.&lt;br /&gt;    Tokoh aliran ini : Claude Monet, Aguste Renoir, Casmile Pissaro, SIsley, Edward Degas dan Mary Cassat.&lt;br /&gt;    Di Indonesia penganut aliran ini : Kusnadi, Solichin dan Afandi (sebelum Ekspresionisme).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Ekspresionisme&lt;br /&gt;    Ekspresionisme adalah aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas. Bebas dalam menggali obyek yang timbul dari dunia batin ! Imajinasi dan perasaan. Obyek-obyek yang dilukiskan antara lain kengerian, kekerasan, kemiskinan, kesedihan dan keinginan lain dibalik tingkah laku manusia.&lt;br /&gt;    Pelopor ekspresionisme : Vincent Van Gogh, Paul Gaugiuin, Ernast Ludwig, Karl Schmidt, Emile Nolde, JJ. Kandinsky dan Paul Klee. Di Indonesia penganut ini adalah : Affandi, Zaini dan Popo Iskandar.&lt;br /&gt;    Contoh Lukisan bercorak Naturalisme, Contoh Lukisan bercorak Impresionisme, karya Basoeki Abdullah karya George Sevoat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Kubisme&lt;br /&gt;    Kubisme lahir pada saat pameran retpektif Cezanne yakni pada tahun 1907. Corak ini menggambarkan alam menjadi bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak. Disini sei bukanlah peniruan alam melainkan penempatan bentuk-bentuk geometris dari seniman kepada alam. Pelopor Kubisme : Gezanne, Pablo Picasso, Metzinger, Braque, Albert Glazes.&lt;br /&gt;    Fernand Leger, Robert Delaunay, Francis Picabia dan Juan Gris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.    Fuvisme&lt;br /&gt;    Fuvisme merupakan nama yang dijuluki kepada sekelompok pelukis muda yang muncul pada abad ke 20. Ciri khas seni lukisannya ialah warna-warna yang liar. Des fauves dalam bahasa Perancis artinya binatang liar. Karena keliaran dari warna-warna itulah oleh kritikus Perancis Louis Vauxelles dilontarkan dengan nama Fauvisme. &lt;br /&gt;    Tokoh-tokoh aliran ini : Henry Matisse, Andre Dirrain, Maurice de Vlamink, Rauol Dufi dan Kess Van Dongen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.    Dadaisme&lt;br /&gt;    Dadaisme lahir karena berkecamuknya Perang Dunia I. Sifatnya dikatakan anti seni, anti perasaan dan cenderung merefleksi kekasaran dan kekerasan. Karyanya aneh seperti misalnya mengkopy lukisan Monalisa lalu diberi kumis, tempat kencing diberi judul dan dipamerkan. Dilakukan juga metode kolase seperti misalnya kayu dan rongsokan barang-barang bekas.&lt;br /&gt;    Tokoh-tokoh aliran ini : Juan Gross, Max Ernst, Hans Arp, Marcel Duchamp dan Picabia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.    Futurisme&lt;br /&gt;    Futurisme ialah sebuah aliran seni lukis yang lahir pada tahun 1909. Aliran ini mengatakan keindahan gerak dan dipandang sebagai pendobrak aliran Kubisme yang dianggap statis dalam komposisi, garis dan pewarnaan. Futurisme mengabdikan diri pada gerak sehingga pada lukisan anjing digambarkan berkaki lebih dari empat.&lt;br /&gt;    Tokoh aliran ini : Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini, Gioccomo Ballad an Ruigi Russalo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.    Surrealisme&lt;br /&gt;    Surrealisme pada awalnya merupakan gerakan dalam sastra yang diketemukan oleh Apollinaire utuk menyebut dramaya. Pada tahun 1024 dpakai oleh Andre Bizton untuk menyebutkan corak dalam seni lukis. Dalam kreativitasya corak surrealis berusaha membebaskan diri dari control kesadaran, menghendaki kebebasan yang selanjutnya ada kecenderungan menuju kepada realistis namun masih dalam hubungan-hubungannya yang aneh.&lt;br /&gt;    Pelopor Surrealisme : Joan Miro, Salvador Dali darl Andre Masson. Di Indonesia bisa disebut : Sudibio; Sudiardjo dan Amang Rahman.&lt;br /&gt;11.    Abstraksionisme&lt;br /&gt;    Seni abstrak dalam seni lukis  ialah seni yang berusaha mengambil obyek yang berasal dari dunia batin. Obyek itu bisa fantasi, imajinasi dan mungkin juga intuisi para seniman. Karena timbul dari dalam batin. Dalam seni abstrak terbagi dua katagori besar yaitu :&lt;br /&gt;    a.    Abstrak Ekspresionisme&lt;br /&gt;        D Amerika abstrak ini terdapat dua kecenderungan yaitu :&lt;br /&gt;        -    Color Field Painting, yaitu lukisan yang menampilkan bidang-bidang lebar dan warna yang cerah.&lt;br /&gt;            Pelopornya : Mark Rothko, Clyfford Stll, Adolf Got lieb, Robert Montherwell dan Bornet Newman.&lt;br /&gt;        -    Action Painting, yaitu lukisan yang tidak mementingkan bentuk yang penting adalah aksi atau cara dalam melukiskannya. Tokohnya adalah : Jackson Polack, Willem de Koning, Frans Kliner dan; adik Twarkov. &lt;br /&gt;            Di Perancis abstrak ekspresionesme diikuti oleh : H. Hartum Gerard Schneider, G. Mathiew dan Piere Souloges. Kemudian yang diberi nama Technisme dipelopori : Wols Aechinsky dan Asger Yorn.&lt;br /&gt;    b.    Abstrak Geometris &lt;br /&gt;        Abstrak Geometris disebut juga seni non obyektif. Dipelopori oleh Kandinsky. Setelah itu bermunculan abstrak geometris yang lain dengan nama berbeda antara lain :&lt;br /&gt;        ?    Suprematisme, yaitu lukisan yang menampilkan abstraksi bentuk-bentuk geometris mumi dengan tokohnya adalah kasimir Malevich.&lt;br /&gt;            Konsiruktivisme, sebuah corak seni rupa 3 dimensi yang berusaha menampilkan bentuk-bentuk abstrak dengan menggunakan bahan-bahan modem seperti kawat, besi, kayu dan plastik.&lt;br /&gt;            Tokohnya : Vladimir Tatlin, Antonic Pevner, Naum Gabo dan A. Rodehenko. Alexander Calder karena patungnya dapat bergerak disebut Mobilisme di Amerika patung yang dapat bergerak disebut Kinetic Sculpture. Minimal Art juga termasuk dalam kelompok konstruktivisme. Seni ini lahir karena situasi tehnologi industri yang tinggi dan karyanya cenderung kea rah aristektual.&lt;br /&gt;         ?    Neo Plastisisme (De Stijil), yaitu corak seni abstrak yang menampilkan keuniversalan ilmu pasti. Aliran ini berusaha mengembalikan pewarna kepada warna pokok dan bentuk yang siku-siku Tokohnya ialah Piet Mondarian, Theo Van Daesburg dan Bart Van Leck.&lt;br /&gt;        ?    Op Art (Optical Art), disebut juga Retinal Art yaitu corak seni lukis yang penggambarannya merupakan susunan geometris dengan pengulangan yang teratur rapi, bisa seperti papan catur. Karya ini menarik perhatian karena warnanya yang cemerlang dan seakan mengecohkan mata dengan ilusi ruang. Tokoh corak ini : Victor Vaserelly, Bridget Riley, Yacov Gipstein dan Todasuke Kawayama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.    Pop Art (Popular Art)&lt;br /&gt;    Seni Pop atau Pop Art mula-mula berkemang di Amerika pada tahun 1956. nama aslinya adalah Popular Images. Seni ini muncul karena kejenuhan dengan seni tanpa obyek dan mengingatkan kita akan keadaaan sekeliling yang telah lama kita lupakan. Dalam mengambil obyek tidak memilih-milih, apa yang mereka jumpai dijadikan obyek.&lt;br /&gt;    Bahkan bisa saja mereka mengambil sepasang sandal disandarkan  diatas  rongsokan meja kemudian diatur sedemikian rupa dan akhirnya dipamerkan.&lt;br /&gt;    Kesan umum dari karya-karya Pop art menampilkan suasana sindiran, karikaturis, humor dan apa adanya.&lt;br /&gt;    Tokoh-tokohnya antara lain : Tom Wasselman, George Segal, Yoseph Benys, Claes Oldenburg dan Cristo.&lt;br /&gt;    Di Indonesia yang menganut aliran ini adalah seniman-seniman yang memproklamirkan diri :Kaum Seni Rupa Baru Indonesia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.    Seni Instalasi&lt;br /&gt;    Berarti sejumlah kanfas atau obyek ide instalasi dimulai dari barang-barang yang  ditemukan di mana-mana dan kemudian di kembangkan, direkayasa di work shop, di improvisasi dengan ruang, atau merupakan input respons terhadap ruang ataupun yang mengelilinginya, susunan dalam sebuah fungsi dirakit dengan obyek-obyek lain jadilah sebuah sistem itulah instalasi.&lt;br /&gt; BAB II&lt;br /&gt;PRINSIP DASAR SENI RUPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud Prinsip Dasar Seni Rupa adalah :&lt;br /&gt;Pengetahuan dasar untuk berkarya seni rupa merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan berkarya seni rupa dalam bentuk dua Demensi maupun Karya senu Rupa tiga Demensi.&lt;br /&gt;Secara Scematis dapat digambarkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Komposisi ialah : Suatu cara dan ketentuan untuk mengatur, mengusun, meramu (menyampur) dengan dasar kaidah-kaidah yang ada, hingga mewujudkan, suasana tatanan  yang harmonis, kaidah-kaidah yang dimaksud dapat dibagi dua tahap proses yang sebenarnya kesemuanya itu adalah merupakan satu kesatuan  teknis yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena saling mendukung untuk mendapatkan hasil karya seni yang bermutu atau yang berkwalitas, namun demikian untuk permulaan belajar dapat menggunakan kaidah dasar lebih dulu, karena dengan menggunakan kaidah dasar tersebut sudah bisa dilihat hasilnya walaupun belum tuntas penyelesaiannya.&lt;br /&gt;    Contoh penerapan komposisi yang sifatnya &lt;br /&gt;    1.1.    Mengatur    :    bagaimana seorang disainer Interior mengatur perabot rumah, hiasan, foto dalam satu ruangan yang  masing-masing disebut elemen estetik.&lt;br /&gt;    1.2    Menyusun    :    bagaimana seorang disainer seni grafis menyusun huruf, kata-kata, kalimat, gambar dalam satu bidang media cetak majalah atau surat kabar.&lt;br /&gt;    1.3    Meramu    :    Kata meramu juga bisa diartikan mencampur bagaimana cara seorang pelukis mencampur warna, dan seorang opoteker meramu obat dengan memperhatikan kadar bahan yang dipakai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    BALANCE  Keseimbangan) yang dimaksud ialah cara mengatur  beberapa benda atau bidang dalam satu bidang kertas gambar aar hasilnya serasi dan harmonis.&lt;br /&gt;    Ada beberapa macam keseimbangan dalam mengatur bentuk/warna dalam gambar&lt;br /&gt;    2.1    Keseimbangan Simetri : “keseimbangan yang diterapkan pada pengatura benda atau bidang yang sama bentuknya, atau jika  gambar tersebut dibagi dua merupakan satu bentuk yang dibagi dua sama besar atau sama dan sebangun.&lt;br /&gt;    2.2    Keseimbangan a Simetris = keseimbangan yang diterapkan pada pengaturan benda atau beberapa bentuk / warna yang tidak sama ukuran besar kecilnya benda, atau tidak sama posisinya caa meletakkannya.&lt;br /&gt;    2.3    Keseimbangan Skew Simetri = keseimbangan yang diterapkan pada beberapa bentuk benda atau bidang yang sama tapi sehadap penerapannya banyak dipergunakan untuk menggambar hiasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Penerapan faktor keseimbangan dalam pekerjaan sehari-hari ada tiga macam yaitu :&lt;br /&gt;    3.1    Visualize Balance : keseimbangan yang dapat dinilai melalui pengamatan dan dapat diukur     segi besar/kecil, panjang pendek, wujudnya berupa bentuk benda dua dimensi. Missal gambar ilustrasi, gambar hiasan, lukisan, foto.&lt;br /&gt;    3.2    Audio “balance” merupakan faktor keseimbangan pada satu karya yang dapat dinikmati/dihayati melalui panca indera telinga/pendengaran. Missal mendengarkan musik, mengguakan alat Bantu tape recorder sterio pada tape sterio tersebut ada dua Loud Speaker yang masing-masing berfungsi untuk menggetarkan suatu yang dapat diseimbangkan melalui potensio Balance.&lt;br /&gt;    3.3    Konstruktif Balance : penerapan keseimbangan pada karya yang mempergunakan ukuran berat ringan bentuk benda maupun tiga dimensi, misal : bangunan rumah, monument, patung. Dimana  orang untuk mendirikan suatu bangunan dalam menentukan bentuk kontruksinya harus mempertimbangkan faktor keseimbangan jika tidak maka berakibat bangunan akan mudah roboh, atau mudah rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    PROPORSI (Perbadingan)&lt;br /&gt;    Semua wujud benda yang ada di alam ini masing-masing mempunyai perbandingan atau proporsi anara benda satu dengan yang lain atau bagian-bagian dalam satu unit benda. Benda-benda yang dimaksud tersebut bisa benda ciptaan Tuhan, benda alam bisa benda buatan manusia. Jika kita perhatikan ukuran-ukuran benda yang kita lihat sehari-hari mempunyai ketentuan ukuran yang sifatnya normatif terdapat benda-benda mati, benda hidup, atau makhluk hidup.&lt;br /&gt;    Benda mati seperti : meja, kursi, mobil dll&lt;br /&gt;    Benda hidup : berupa tumbuh-tumbuhan mulai drai rumput, pohon, bunga-bungaan, dll&lt;br /&gt;    Dalam penerapannya proporsi (perandingan) ada dua kemungkinan yaitu :&lt;br /&gt;    4.1    Proporsi yang diterapkan pada karya seni rupa dua Dimensi&lt;br /&gt;    4.2    Proporsi yang diterapkan pada karya seni rupa tiga dimensi&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;    4.1    Proporsi pada karya seni rupa dua dimensi&lt;br /&gt;        4.1.1    Proporsi pada bidang ditinjau dari ukuran sisi bidang panjang dan lebar, secara umum digunakan menurut golden saction yang dipakai sejak zaman kuno, yaitu ukuran  P : K = (2:3) (4:3) (5:7) dan seterusnya.&lt;br /&gt;            Contoh : pada kertas gambar, yang kita gunakan berukuran : 20 : 30 cm atau 30 : 40 cm juga seperti pas foto 4 : 6 = 4 cm x 6 cm pada bangunan diterapkan pada : Panjang/lebar jendela/pintu, mungkin juga pada ruangan.&lt;br /&gt;            Untuk menerapkan benuk benda pada kertas gambar atau pada kanvas seperti  menggambar alam benda maka penerapannya proporsinya yang harus  diperhatikan adalah sebagai berikut &lt;br /&gt;        4.1.2    Proposal antara besar gambar dengan luas kertas gambar untuk mempermudah dapat dilakukan dengan cara yang ideal adalah menentukan  bidang 2/3 luas kertas gambar adalah merupakan  besar gambar.&lt;br /&gt;            Contoh : Cara menentukan 2/3 bagian dari luar kertas gambar&lt;br /&gt;            1.    Bagilah sisi panjang menjadi 6 ruas&lt;br /&gt;            2.    Bagilah pula sisi lebar menjadi 6 ruas&lt;br /&gt;            3.    Hubungkan titik-titik 1/6 dari sudut kertas atau ke bawah dan dari kiri ke kanan.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;    4.2    Proporsi pada karya seni rupa 3 dimensi&lt;br /&gt;        4.2.1    Proporsi antara benda satu dengan benda lain yang ukurannya sudah tertentu (normatif)&lt;br /&gt;            Misal : Gelas dengan Teko&lt;br /&gt;        4.2.2    Proporsi antara satu dengan yang lain dalam satu unit benda misal sebuah cangkir perhatikan tiga gambar.&lt;br /&gt;            Contoh : bandingkan mana yang benar dan mana yang salah antara pegangan cangkir dengan body cangkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    FAKTOR UNITY (Kesatuan) : Kesatuan yang dimaksud disini  adalah kesatuan yang ditinjau dari segi penataan/pengaturan/penerapan atau rangkaian (inte-atif) hingga benda-benda yang diatur dalam gambar satu sama lain saling mendukung, apabila dikurangi salah satu bagian akan terjadi ketidak wajaran atau ketidak seimbangan.&lt;br /&gt;    Ada dua macam yaitu :&lt;br /&gt;    5.1    Kesatuan antara bagian-bagian benda dalam satu unit benda, bila benda tersebut pada satu nama misal : Teko, cangkir, dengan jelas dapat secara normatif apa bila benda tersebut adalah teko, karena adanya elemen-elemen yang mendukung dalam satu kesatuan misal : pada teko tersebut ada body, penyangga, tutup, tempat pansuran air, dan elemen-elemn tersebut benar-benar punya ukuran tertentu yang normatif.&lt;br /&gt;    5.2    Kesatuan dalam penataan (penerapan) bagaimana menata / mengatur benda yang nampak satu sama lain saling mendukung hingga menghasilkan penataan yang serasi / artistik dalam melakukan pekerjaan menggambarkan yang terdiri beberapa benda maka faktor kesatuan (unity) sangat menentukan kebenaran  kualitas pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;        Contoh : jika kita amati gambar dibawah ini akan merupakan perbedaan yang jelas antara kesatuan dalam penataan dan kesatuan dalam satu unit benda.&lt;br /&gt;        Kaidah-kaidah tersebut merupakan persyaratan mutlak untuk membuat karya gambar / lukis yang sangat rrendasar juga merupakan faktor yang sangat mendukung agar karya penataan ruang bermutu atau bernilai tinggi.&lt;br /&gt;        Dalam taraf permulaan ketiga kaidah tersebut sudah dapat dipergunakan untuk  membuat satu karya misal  karya gambar bentuk untuk  mengerjakan gambar ada dua macam cara untuk menentukan obyek  yaitu :&lt;br /&gt;        1.    Menggambar dengan model (material)&lt;br /&gt;        2.    Menggambar tanpa model (non material)&lt;br /&gt;        Menggambar bentuk dengan model atau tanpa keduanya tetap harus menggunakan  memperhatikan ketiga kaidah yang telah di contohnya diatas, dan kaidah lanjutan sebagai tahap penyelesaian akhir atau tahap finishing.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;        Kaidah lanjutan meliputi :&lt;br /&gt;        -    Faktor Complexity&lt;br /&gt;        -    Faktor Intensity&lt;br /&gt;        -    Faktor Emphaty (Emphasis)&lt;br /&gt;        Faktor Complexity, yaitu berkenaan masalah kerumitan, ketelitian dalam mengabadikan obyek gambar dimana masing-masing benda mempunyai karakteristik yang sangat menentukan dalam penampilan khususnya masalah texture gelap terang benda, atau karakteristik benda.&lt;br /&gt;        Seorang pelukis akan dinilai karyanya berkwalitas apabila dalam menampilkan hasil lukisan (gambar) dengan Complexitas/ketelitian yang tinggi.&lt;br /&gt;        Contoh : gambar dibawah ini menunjukkan kondisi gambar benda yang mempunyai nilai complexitas/ketelitian yang tinggi dan yang lain tidak. &lt;br /&gt;    5.    Faktor Intencity : yang dimaksud ialah ketajaman warna atau gelap terang pada penampilan gambar (lukisan) hingga kesan bayangan demensinal benda benar-benar nampak, untuk menunjukkan kondisi volume dari suatu benda atau menunjukkan kesan perspektif dari penataan benda-benda dalam gambar, untuk mewujudkan hasil gambar / lukisan yang berkualitas dibutuhkan ketrampilan / kemampuan yang tinggi.&lt;br /&gt;    6.    Faktor Emphasis : maksudnya adalah pusat perhatian dari seluruh rangkaian gambar atau bagian dari gambar/lukisan yang dijadikan focus pandangan dengan istilah lain dapat disebut Centra of Inters, untuk mewujudkan hal ini dapat dilakukan dengan jalan memberi warna yang mencolok (kontras) atau membagi garis arah berlawanan, dan dapat pula dengan arsir yang intensitasnya tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3.    UNSUR-UNSUR SENI RUPA&lt;br /&gt;    Yang dimaksud dengan unsur-unsur seni rupa ialah bagian-bagian yang sangat menentukan terwujudnya suatu bentuk karya seni rupa karena pemahaman kerangka dari pengertian unsur-unsur inilah maka seseorang akan mampu membuat karya seni rupa menjadi lebih sempurna, unsur-unsur seni rupa yang dimaksud adalah :&lt;br /&gt;    1.    titik    4.    bentuk    7.  gelap terang&lt;br /&gt;    2.    garis    5.    texture&lt;br /&gt;    3.    bidang    6.    warna&lt;br /&gt;    1.    Titik :    Satu bentuk/tanda yang dibuat dengan satu kali tekan dengan menggunakan alat tulis/alat lukis, dapat pula dikatakan titik merupakan suatu bentuk yang paling kecil dari seluruh rangkaian bentuk yang dibuat dalam pekerjaan menggambarkan/melukis.&lt;br /&gt;    2.    Garis :    Merupakan visualisasi dari kumpulan titik-titik yang bersambung memanjang.&lt;br /&gt;            Garis menurut bentuknya ada 6 macam, yaitu : garis lengkung, garis patah, garis lengkung berganda, garis patah berganda dan garis melingkar.&lt;br /&gt;        Garis menurut fungsi dan sifatnya ada tiga yakni :&lt;br /&gt;    -    Garis nyata     :    yaitu garis yang nampak sebagai perwujudan bentuk bidang segi tiga, segi empat dan sebagainya yang selanjutnya garis merupakan elemen pembentuk bidang.&lt;br /&gt;    -    Garis Semu    :    garis yang dibuat untuk menyatakan adanya bentuk bidang namun sebenarnya garis tersebut tidak ada, misal pada bentuk bidang lengkung.&lt;br /&gt;    -    Garis Bantu    :    garis yang dibuat untuk menunjukkan bahwa garis tersebut memang benar-benar ada namun tidak nampak, karena tertutup bidang lain.&lt;br /&gt;    Dapat pula garis bantu merupakan garis penunjuk arah atau garis Bantu pembentuk benda : contoh pada teknis gambar perspektif.&lt;br /&gt;        Macam-macam garis :&lt;br /&gt;    a.    Garis lurus     c.    Garis patah    e.    Garis patah berganda&lt;br /&gt;    b.    Garis lengkung    d.    Garis lengkung berganda    f.    Garis lingkar&lt;br /&gt;    3.    Bidang     :    bidang terjadi karena rangkaian garis-garis dapat pula dikatakan, garis merupakan awal terjadi, perhatikan gambar-gambar berikut:&lt;br /&gt;                    Gambar macam-macam bidang :&lt;br /&gt;                    Bidang datar terjadi karena rangkaian garis-garis lurus.&lt;br /&gt;                    Bidang lengkung terjadi karena rangkaian garis-garis lengkung.&lt;br /&gt;                    Secara kontekstual realitanya bidang itu dibentuk dengan asumsi yang dapat menimbulkan berbagai kemungkinan akan penafsiran tergantung konteks dan cara pandangnya, kemungkinan yang dimaksud adalah adanya :&lt;br /&gt;        3.1.    Bidang negatif :&lt;br /&gt;            Apabila bidang itu terbentuk dengan tiga garis atau empat garis dan dianggap berlubang atau tembus, hingga garis yang dibuat berfungsi sebagai contur, contoh konkritnya adalah pigora dan kanvas.&lt;br /&gt;        3.2.    Bidang Positif :&lt;br /&gt;            Apabila bidang tersebut terbentuk berjajar dan bersambungan garis-garis yang banyak, contoh konkritnya adalah keray, bidang yang dibuat dari bilah bambu yang dirajut.&lt;br /&gt;    4.    Bentuk :    Istilah bentuk muncul karena menyatunya garis-garis atau bidang-bidang, karena perbedaan masing-masing garis dan bidang maka muncul pula macam-macam namanya bentuk benda dua demensi maupun benda tiga demensi. Bentuk yang digunakan sebagai bagian dari desain, menyangkut dalam dua dimensi atau benda tiga dimensi.&lt;br /&gt;        Bentuk hadir dengan berbagai ragam sifat yang berwujud dibuat secara matematik atau geometris seperti : elips, segi tiga, segi empat, oval. Semua bentuk bidang yang dibuat dengan cara geometris disebut bidang beraturan, secara teknis membuatnya selalu menggunakan pertolongan lingkaran.&lt;br /&gt;        Secara realita keberadaan bentuk bidang atau benda dua demensi maupun tiga demensi ada dua macam yaitu bentuk bidang beraturan dan bentuk bidang tidak beraturan, keberadaan bentuk bidang tersebut mempengaruhi terhadap terjadinya bentuk benda beraturan dan benda tidak beraturan. &lt;br /&gt;        Contoh :&lt;br /&gt;        1.    Sebuah kubus yang terjadi karena enam bidang bujur sangkar disebut bentuk benda beraturan.&lt;br /&gt;        2.    Sebuah bentuk benda yang terjadi karena gabungan bidang tidak beraturan. &lt;br /&gt;        3.    Teksture : yang dimaksud ialah bentuk atau rupa muka yang dapat memberikan cirri khas atau karakteristik suatu benda.&lt;br /&gt;        Pembentukannya terjadi dari tiga proses.&lt;br /&gt;        1.    Proses kimiawi (Chemis)&lt;br /&gt;        2.    Proses Mekanik (Mesin)&lt;br /&gt;        3.    (Proses Alami (Proses Alam)&lt;br /&gt;        4.    Proses cetak (buatan tangan)&lt;br /&gt;            1.    Teksture Chemis :    bentuk permukaan suatu benda yang ditimbalkan oleh adanya bahan-bahan yang senyawa kimiawi.&lt;br /&gt;                Misal :    Plastik, gelas dan lain-lain yang kesemuanya benda tersebut tidak bisa dibuat dengan tangan langsung dan juga tidak dengan bantuan mesin.&lt;br /&gt;            2.    Teksture dengan proses mekanik :&lt;br /&gt;                Bentuk perumbaan suatu benda yang ditimbulkan dengan jalan bantuan alat yang disebut mesin, bisa berupa mesin sederhana sampai mesin yang canggih : misal texture kertas, kulit imitasi ada kertas yang halus, kasar, tekstur decoratif.&lt;br /&gt;            3.    Teksture dengan proses alami : suatu bentuk/wujud permukaan suatu benda yang ditimbulkan oleh gejala-gejala alam, misal : corak batu yang kita lihat diatas bumi bermacam-macam adanya ada batu hitam kelam halus ada batu kasar, ada batu permata dll.&lt;br /&gt;                Semua itu terjadi karena fenomena alam atau menurut kekuasaan sang pencipta yaitu Tuhan.&lt;br /&gt;            4.    Tekture proses olah tangan (buatan manusia) menjadi permukaan suatu benda yang terjadi karena dialah oleh tangan manusia, misal : dengan digores dengan benda tajam, digosok, atau dicacah dengan benda runcing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-1073875886879139351?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/1073875886879139351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=1073875886879139351&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1073875886879139351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1073875886879139351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2009/01/corak-aliran-gaya-seni-rupa-1.html' title=''/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SWcU0zD44AI/AAAAAAAAADI/y2YT9cvEqvY/s72-c/n+(2).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-639055942039066665</id><published>2009-01-09T00:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T01:02:21.677-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SWcSTpvhClI/AAAAAAAAADA/nOcNNiNbIHA/s1600-h/Copy+of+images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 87px; height: 127px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SWcSTpvhClI/AAAAAAAAADA/nOcNNiNbIHA/s400/Copy+of+images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289216416201902674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Donald Friend tinggal di Bali selama 14 tahun.&lt;br /&gt; Waktu tiba di Bali, sebagai seorang artis, &lt;br /&gt; dia sudah cukup dikenal di Australia. &lt;br /&gt; Namun sebagai tamu yang tinggal lama di Bali,&lt;br /&gt; karya-karyanya berkembang dengan&lt;br /&gt; menciptakan gayanya yang tersendiri.&lt;br /&gt; Dia yang sudah pernah melukis di Australia,&lt;br /&gt; Afrika, Kalimantan, Italy, Yunani, Srilangka &lt;br /&gt; dan akhirnya di Bali, telah menunjukkan&lt;br /&gt; stimulasi perubahan dari perjalanannya.&lt;br /&gt; Namun Friend tetap bisa menyerap&lt;br /&gt; kebudayaan Bali dan mendapatkan dorongan&lt;br /&gt; dan inspirasi untuk lokasi lukisannya &lt;br /&gt; (mungkin seperti Gauguin di Tahiti).&lt;br /&gt; Karena Friend tidak pernah mengajar di Bali&lt;br /&gt; atau Indonesia, wawancara pada tahun 1982&lt;br /&gt; ini disetujui sebagai dasar pemikiran Friend&lt;br /&gt; dalam hubungan dengan pendapatnya tentang&lt;br /&gt; dasar aspek modernisme untuk seniman-&lt;br /&gt; seniman muda Asia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-639055942039066665?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/639055942039066665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=639055942039066665&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/639055942039066665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/639055942039066665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2009/01/donald-friend-tinggal-di-bali-selama-14.html' title=''/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SWcSTpvhClI/AAAAAAAAADA/nOcNNiNbIHA/s72-c/Copy+of+images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-1152733210318455587</id><published>2008-12-31T09:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T09:15:59.888-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TA nich'/><title type='text'>The True friends</title><content type='html'>MISSUNDERSTANDING...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pagi ini aku terbangun dalam keadaan ngantuk karena kecapekan dan kurang tidur. Gara- gara ngerjain tugas sampe larut malam. Mataku masih sepet banget danrasanya aku pengen balik lagi ngeringkuk di kasur. Tapi apa daya, aku sekolah jam 06.30 . secara, sekarang udah jam 06.00 . Gag mungkin banget untuk balik tidur lagi. Bisa- bisa aku gag sekolah gara- gara keblabasan tidur. Aku segera bangkit dari tempat tidur dan beranjak menuju kamar mandi. &lt;br /&gt; Oahmm.........................semangat sekolah!!!&lt;br /&gt; Setelah ngeyakinin diri kalo gag ada yang ketinggalan, aku langsung cabut ke sekolah bareng temen kelasku. Untungnya asrama dan sekolah berada dalam satu wilayah. Jadi bisa nelat dikit deh..............hehe.&lt;br /&gt; ’ Rin!’ tanganku ditahan oleh seseorang ketika aku akan masuk kelas.&lt;br /&gt; ’ entar ngumpul di tempat biasa ya, ada perlu nih. Ok?’&lt;br /&gt; ’ bisa gag kamu lebih sopan dan gag ngagetin aku?’ tanyaku setengah sinis.&lt;br /&gt; Gag tahu kenapa, akhir- akhir ini bawaanku bad mood mulu. Banyak masalah plus pikiran. Ugh.....spaneng deh!!!&lt;br /&gt; ’ iye....iye......., duh segitunya seh? Bye’&lt;br /&gt; ’ bye’ huh aku melengos kesal.&lt;br /&gt; Zhiiiieeeng...............&lt;br /&gt; Gila nih kelas ato pasar sih? Mentang- mentang gag ada gurunya, para cecunguk- cecunguk di kelasku nyetel MP3 keras- keras. Yang di sambungin ma speakernya LCD. Huah........mana lagu yang disetel, korea semua lagi. Kagag ngerti deh!!! Selanjutnya, mataku dibuat nyureng abis. Melototin para Bapak- Bapak yang asyik maen catur di pojokan belakang. Cewek- ceweknya juga gag mau kalah. Mereka pada buka warnet gratis dan membuka situs wajig abad ini, www. Friendster.com. Ck........ck........ck......bukannya tuh laptop buat ngerjain tugas, eh malah asyik dibuat chattingan.&lt;br /&gt; Ini sering sekali terjadi!!!&lt;br /&gt; Karena gag jelas mo ngapain, akhirnya aku putuskan untuk tidur. Lumayanlah, selonjor di meja. Zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt; Dari depan UKS, aku bisa ngeliat kalo cuaca siang ini mendung banget. Ibaratnya orang nyuci, tinggal diperes aja bakalan keluar deh airnya. Lama- lama aku gag ngerti ama sistem cuaca di bumi sekarang ini. Pagi masih terang benderang tiba- tiba siangnya ujan gede plus bonus angin kencang. Seperti tanda- tanda mau ujan. Tapi sekarang.....eng ing eng. Mendung- mendung horny gitu dech!!!&lt;br /&gt; ’ Mar udah lama?’&lt;br /&gt; ’ gag juga kok, eh mana Rahmen?’&lt;br /&gt; ’ tau, kayaknya dia lagi suntuk deh’&lt;br /&gt; Hening sejenak, pikiran kita lagi berkelana nyari solusi buat masalah Rahmen. Ah bosen deh, gag kreatif banget sih kalo nyari masalah...........hehe.&lt;br /&gt; ’ eng Rin aku mau nomong soal AN ( sengaja namanya disamarin......hehe’&lt;br /&gt; ’ ngapain lagi sih dia?’&lt;br /&gt; ’ kamu kenapa sih Rin? Biasa poo ama dia. Dia lho bilang kalo kamu tuh sinis banget’&lt;br /&gt; ’ ya ampum Mar, aku ngobrol aja ma dia tuh gag pernah. Kok bisa dia ngomong ma kamu tentang aku. Sumpah, aku gag ngerti apa maksudnya”&lt;br /&gt; ’ tatapan matamu itu lho Rin. Katanya kalo kamu disapa ato diliatin, kamu mbalesnya sinis banget’&lt;br /&gt; ’ sinting kali dia. Dasar orang yan aneh’ kataku sambil melemparkan pandangan ke sekeliling taman depan UKS. Kali- kali aja aku nemuin sosok Rahmen. Ya ampun, gila Semar nyudutin aku banget. Yang bener sih, emang si AN temen kelasnya. Tapi gag berarti dia lebih mbela AN kan? Semar kenal ma aku berapa abad sih? Akhirnya aku sukses di adzanin ma Semar plus khotbahya sekalian. Ampyun.............dech!&lt;br /&gt; Ugh.......hina diana diriku.&lt;br /&gt; Sumpah, aku gag pernah tau kenapa si AN sering banget narah ma aku. Well, aku orangnya emang agag jutek. Gag ke dia aja sih aku jutek ( kali aja) ke semua orang malah. Dan dia, selalu ngebahas sifatku itu. Asal tahu aja, aku pikir dia sensive banget dan sering negative thinking. Huh...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt; Aku gag bisa boong, kalo sejak saat aku denger cerita Semar waktu itu. Pikiranku gag pernah lepas dari AN. Apa coba maksud dia pake nanya ke Semar? Kenapa juga gag langsung nyemprot aku? Aku gag ngerti maksud dia.&lt;br /&gt; Tiba- tiba pas aku buka YM ku di lab kom...........&lt;br /&gt; ’ hai’&lt;br /&gt; ’ woi, bro! Ngapain sih kamu selalu negative thinking ma aku?’ cerocosku.&lt;br /&gt; Aku tahu kelasnya lagi pelajaran di lab kom 2. Sedang aku di lab kom 1.&lt;br /&gt; ’ iya deh,maaf ya non. Habis kamu sih ......bla....bla....bla.....’&lt;br /&gt; Akhirnya obrolan pun berlanjut ngalor- ngidul. Instropeksi sifat masing- masing, ngomongin tugas- tugas kelas yang seabrek. Dan yang paling parah, aku sempet di khotbahin ma dia. Bilang,ubah dong sifatmu! Kamu beda dari yang dulu! Aduh, emang aku anaknya apa?........... inggih deh rama!!!&lt;br /&gt; Aku juga buat komitmen ma dia, jangan pernah marah, tersinggung dan negative thinking. Kalo aku nyuekin dia, kalo aku jutek banget ma dia. Aku akuin aku emang nyebelin banget kok! Kali ini, untuk pertama kalinya sepanjang hidupku. Aku seorang remaja yang rebel, di khotbahin abis- abisan ma temenku iu.&lt;br /&gt; Yupsz, awalnya aku kesel banget. Gag pernah ada loh orang yang ngritik plus nasehatin aku abis- abisan kayak dia. Aku memandangi monitor untuk ketiga kalinya. Menegaskan pada diri sendiri, bahwa aku gag salah baca. Eman keren banget deh!!! Ngasih khotbah untuk anak kayak aku gini............hehe.&lt;br /&gt; ’ tersinggung gag?’ tanya AN&lt;br /&gt; Aku membacanya seolah dia gila. Tersinggung? Lebih dari sekedar tersingung! Aku seperti ....seperti....hina dina. Bahkan seperti kotoran. Sekali- kali boleh dong marah......hihi.&lt;br /&gt; Si AN ngebuzz aku berkali- kali. Aku menatap monitor. Mangap.............namun, detik berikutnya berubah nyengir kuda. Aku menatap lurus ke depan dan menarik nafas perlahan. Sedikit demi sedikit rasa dongkol itu justru ku ubah menjadi kelapangan hati. Senyumku mulai berkembang ketika mengetik balasan untuknya. Senyuman itu muncul seiring dengan setetes air mata.&lt;br /&gt; ’ gag kok, aku malah makasih banget ma kamu. Udah ngingetin aku.’ &lt;br /&gt; Dan aku mulai sadar, kalo dia adalah temen yang baik. Yang berani ngomong kaloaku tuh salah. Thanks..... you are my best friend!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-1152733210318455587?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/1152733210318455587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=1152733210318455587&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1152733210318455587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1152733210318455587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2008/12/true-friends.html' title='The True friends'/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-768322638122037976</id><published>2008-12-13T00:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T00:48:47.884-08:00</updated><title type='text'>HIKs</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUN0q34ZxtI/AAAAAAAAACo/iqetZTTeDL8/s1600-h/miskol.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUN0q34ZxtI/AAAAAAAAACo/iqetZTTeDL8/s400/miskol.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279191468112201426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;LOKSIM TOWN...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebuah perkumpulan anak-anak yang well-lumayan baek,caem,cakep,rajin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terkumpul dalam satu kota yaitu LOKSIM TOWN....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah perkumpulan(program) kelas BAHASA yang ada di M3M...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkumpulan ini terkenal dengan "bisa" nya yang berbunyi MISKOL...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki hobby koleksi beragam jenis kamus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkumpulan yang berjumlahkan 26 orang ini selalu kompak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUN2aPNFmcI/AAAAAAAAACw/c87SYy7VevI/s1600-h/1_330731246l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUN2aPNFmcI/AAAAAAAAACw/c87SYy7VevI/s400/1_330731246l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279193381338454466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan kita selaen 'konser amal' saban hari.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terkadang juga kuliner bareng-bareng...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ato kalo gag, rekreasi bareng...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wow seru kan????&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-768322638122037976?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/768322638122037976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=768322638122037976&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/768322638122037976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/768322638122037976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2008/12/hiks.html' title='HIKs'/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUN0q34ZxtI/AAAAAAAAACo/iqetZTTeDL8/s72-c/miskol.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-8656848903967363602</id><published>2008-12-13T00:13:00.001-08:00</published><updated>2008-12-13T00:21:59.716-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hohohoho'/><title type='text'>Run_D</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUNvnCTzjHI/AAAAAAAAACY/gEqIwlxTSI0/s1600-h/c0a3a5aa4a32d64e730126e382b1f774.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 163px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUNvnCTzjHI/AAAAAAAAACY/gEqIwlxTSI0/s400/c0a3a5aa4a32d64e730126e382b1f774.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279185904633875570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nama lenglap    : Randy Danistha&lt;br /&gt;Nama panggilan: Run-D&lt;br /&gt;Temtala              : Jakarta, 9 Oktober 1984&lt;br /&gt;Hobi                     : Video game&lt;br /&gt;Nama band         : Nidji&lt;br /&gt;Posisi                    : Keyboard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span style="color:#339966;"&gt;&lt;b&gt;Awalnya main gitar, terus berubah haluan. Sempat kabur dari les piano gara-gara dihukum sama instrukturnya. Eh, jatuh cinta sama keyboard gara-gara Yton Club 80’s.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#339966;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Kok bisa?Sering tampil sebagai penggagas dalam sebuah band seringkali bikin bete. Makanya semua band Run-D nggak ada yang jalan. Tapi begitu ketemu Nidji kesuntukannya kontan musnah. Abis bareng lima orang temannya ini, semua persoalan kreatif bisa dibagi rata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Dengan situasi yang kondusif kayak begini bukan kejutan kalo Run-D kerasan sama band barunya itu. Udah gitu dia juga bisa kenal banyak orang bareng Nidji. Sesuatu yang belakangan menimbulkan tudingan kalo cowok ini playboy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Menjadi bagian dari Nidji emang nggak bisa mengelak dari ketenaran. Dan itu juga yang terjadi pada diri Run-D. Meski awalnya dia juga nggak menyangka kalo band yang awalnya cuma senang-senang ini malah bisa menembus industri musik nasional dan dianggap sukses.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="color:#339966;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;Keluarga Harmonis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Anak yang tumbuh dalam keluarga yang harmonis cenderung mampu berkreasi dan mewujudkan mimpinya. Itu juga yang terjadi pada diri Run-D. Lahir dari keluarga yang suka musik dan harmonis memudahkan cowok yang suka musik ini mampu mengembangkan bakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Berayahkan soerang pegawai negeri yang juga pemain band membuat pengagum New Order ini ketularan. Sementara nyokapnya yang bekerja di sebuah perusahaan asuransi juga santai-santai aja dengan hobi bermusiknya. Meski sama-sama bekerja kedua orang tuanya nggak pernah lupa mengurus perkembangan anak-anak mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="color:#339966;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;Modal Nekat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Hidup itu kadang perlu nekat sekali-sekali. Sebab seringkali dari kenekatan, hal yang nggak terduga muncul. Entah hasilnya bikin untung atau bikin rugi sekalipun. Tapi biar pun hasilnya merugikan toh ada pelajaran yang bisa ditarik. Yaitu jangan sekali-sekali nekad kalo nggak yakin. Sebab kalo hasilnya bikin nggak enak bisa-bisa kaget ngeliat efeknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;Lantas apa hubungannya nekad dengan seorang Run-D?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Kalo seseorang menerima sebuah pekerjaan dalam bidang yang belum dikuasainya, mestinya masuk dong dalam kategori nekad. Dan itu yang dilakuin Run-D. Ceritanya cowok keriwil ini menerima sebuah job untuk ngisi sound effect pada pertandingan bola basket. Padahal aslinya Run-D belum menguasai alat yang bakal dimainkannya. Makin parah itu kali pertama dia menerima job main keyboard dan mengisi efek pertandingan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Kalo soal musik, sejak SMP Run-D emang udah kenal. Masalahnya instrumen yang dipelajarinya bukan keyboard seperti yang dia pegang sekarang. Justru gitar yang berusaha dikuliknya ketika baru kenal ngeband.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Berhubung tumbuh di keluarga yang menyukai musik nggak heran kalo sejak kecil musik menjadi hal yang akrab buatnya. Lagian bokapnya juga termasuk anak band jaman muda dulu. So, buah emang jatuh nggak jauh dari pohonnya. Begitu menginjak SMP kelas 2, Run-D mulai kenal gitar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Meski begitu perkenalannnya dengan instrumen keyboard juga nggak terjadi begitu aja. Pasalnya pas SMP kelas 3, cowok yang suka Oasis ini mulai belajar piano. Tapi belum mahir, cowok yang sering nongkrong di Kemang Food Festival ini mental duluan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;Lewat perkenalan inilah cowok yang kabarnya belajar ngedeketin cewek dari Giring ini jatuh cinta sama keyboard. Lewat instrumen inilah Run-D menyalurkan kecintaannya akan musik.Band yang diperkuatnya dulu bernama StressPast alias kelewat stres. Seperti ketebak lagu-lagunya Stone Roses yang biasa mereka bawakan. Sebagai penggemar musik brit, Stone Roses dianggapnya cocok sama seleranya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;Awal embrio Run-D bermain bersama Nidji dimulai menginjak SMA. Saat yang sama Delight Setting bubar jalan. Run-D pun digaet Giring untuk ikutan band bernama FIN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.07in; margin-bottom: 0.07in;" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;Untuk seorang keybordis nekad apa yang diraihnya boleh lah diajungi dua jempol&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-8656848903967363602?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/8656848903967363602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=8656848903967363602&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/8656848903967363602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/8656848903967363602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2008/12/rund.html' title='Run_D'/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/SUNvnCTzjHI/AAAAAAAAACY/gEqIwlxTSI0/s72-c/c0a3a5aa4a32d64e730126e382b1f774.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-4508277049140647706</id><published>2008-12-12T23:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T23:33:55.342-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kenapa saya memilih abstrak yang awut-awutan untuk tema lukisan saya????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya pikir, abstak gag sekedar awut-awutan....&lt;br /&gt;bagi mereka yang mempunyai jiwa seni tinggi...&lt;br /&gt;pasti dapat ngerti arti lukisan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hohohohoho&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-4508277049140647706?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/4508277049140647706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=4508277049140647706&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/4508277049140647706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/4508277049140647706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2008/12/kenapa-saya-memilih-abstrak-yang-awut.html' title=''/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-1233096791944032853</id><published>2008-12-06T18:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-06T19:02:33.553-08:00</updated><title type='text'>uNik</title><content type='html'>&lt;div id="main-wrapper"&gt; &lt;div class="main section" id="main"&gt; &lt;div class="widget Blog" id="Blog1"&gt; &lt;div class="blog-posts hfeed"&gt; &lt;div class="post hentry uncustomized-post-template"&gt; &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;p class="MsoTitle" style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204); text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KENAPA SENI LUKIS ABSTRAK ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Bukan hanya semata-mata menikmati keindahan visual  belaka, tetapi juga mengetuk hati nurani mereka untuk berpikir, merenungkan  kembali makna tentang hidup dan kehidupan itu.  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:verdana;"  lang="IN"&gt;Pameran Seni Lukis Abstrak &lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);font-size:130%;" &gt;di Indonesia yang Pertama&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;ini  diikuti oleh para pelukis abstrak dari Bali, Surabaya, Malang, Surakarta,  Jepara, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta, serta pelukis asing yang  berkarya di Indonesia. Pameran ini digelar di Galeri Nasional Jakarta, sebuah  ruang pameran yang paling sesuai untuk menyajikan pameran tersebut, karena  pameran lukisan abstrak ini dirancang &lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);font-size:180%;" &gt;unik&lt;/span&gt; sebagai sebuah kegiatan  akbar – &lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);font-size:130%;" &gt;pameran tunggal dari  para pelukis abstrak yang disajikan bersama-sama&lt;/span&gt;.&lt;/b&gt; Setiap ‘ruang’ akan  diisi oleh 2(dua) orang pelukis yang hadir bersama sebagai &lt;i&gt;‘sparing  partner’&lt;/i&gt;. Setiap pelukis akan memamerkan puncak-puncak karya lukisan abstrak  mereka masing-masing, utamanya lukisan-lukisan terbaru, periode 2003 – 2006,  lengkap dengan informasi pemikiran serta dokumentasi yang menjadi latar belakang  kreativitas mereka di dalam proses penciptaan karyanya yang&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;disajikan dalam buku ataupun vcd yang dapat  ditayangkan sewaktu-waktu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:Verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="color: rgb(204, 153, 51);" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="color: rgb(204, 153, 51);" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="color: rgb(204, 153, 51);" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="color: rgb(204, 153, 51);" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="color: rgb(204, 153, 51);" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;" lang="IN"&gt;Seni di Nusantara secara keseluruhan merefleksikan  kebhinnekaan yang sangat besar. Ini disebabkan terutama karena &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;faktor geografis  dan juga secara historis tidak memberikan kesempatan untuk berkembang secara  homogen dengan garis evolusi yang tunggal. Seni Abstrak di Nusantara (&lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;seni  mujarad&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;) juga sudah hadir sejak jaman pra sejarah. Seni Wayang dan Keris  bahkan telah diproklamasikan oleh UNESCO sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);" lang="IN"&gt;the  intangible and oral world heritage.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal; color: rgb(255, 102, 0);" lang="IN"&gt; Batik dan tenun dalam makna yang dalam juga dapat  diartikan sebagai budaya abstrak yang diwujudkan dalam nilai  guna.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="color: rgb(204, 153, 51);" align="right"&gt;&lt;span style=";font-family:Courier New;font-size:180%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;    &lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pameran lukisan abstrak yang digelar ini  menghadirkan &lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:130%;" &gt;keragaman  wujud&lt;/span&gt; karya lukisan abstrak itu sendiri yang &lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:130%;" &gt;mencerminkan ide, gagasan dan  wawasan&lt;/span&gt; masing-masing pelukis dalam &lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:130%;" &gt;memaknai kehidupan&lt;/span&gt; serta  impiannya di masa mendatang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kuratorial menunjuk pelukis di setiap kota yang  dilakukan bersama dengan para pelukis abstrak setempat, terutama yang yakin  menyatakan diri masing-masing sebagai pelukis abstrak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pemilihan kualitas lukisan dibahas bersama-sama  dan penentuan jumlah lukisan yang dipamerkan ditentukan berdasarkan luas dan  kondisi ruang pameran yang tersedia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div align="right"&gt;The exhibition of abstract paintings will present shape  varieties of abstract paintings itself that reflect ideas, concepts and  perceptions of each artist in describing their life and dreams in the future.  Curator appointed artists in every town with local abstract artists, especially  who have faith to declare themselves together as abstract artist.&lt;br /&gt;The  election of painting’s quality is discussed together and the determining of the  amount of paintings that would be shown is established based on capacity and  condition of available show room.&lt;/div&gt;                  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;"  lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;"  lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;"  lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;"  lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;"  lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;"  lang="IN"&gt;Pameran Seni Lukis Abstrak &lt;b&gt;di  Indonesia&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;yang Pertama &lt;/b&gt;ini adalah &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;tonggak awal&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;evaluasi&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;perjalanan  pameran seni lukis abstrak&lt;/span&gt; bersama yang telah dimulai dipamerkan pada  :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1) Pameran &lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Manifesto Abstrak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;, 17 – 27 Juni 2005 di Galeri  Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, bekerjasama dengan Dewan Kesenian  Jakarta; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2)&lt;span style="font-size:0;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pameran &lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;Realitas  Abstrak = Nir Rupa&lt;/span&gt;, &lt;/i&gt;Agustus 2005 di Ruang Pameran Taman Budaya  Yogyakarta, bekerjasama dengan Taman Budaya Yogyakarta;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3)&lt;span style="font-size:0;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pameran &lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;strong&gt;The  Reality of Abstract NISKALA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;, Januari 2006 di Sika Gallery,  Ubud (Bali), bekerjasama dengan Sika Gallery; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;4)&lt;span style="font-size:0;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pameran Perjalanan &lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Seni Lukis Abstrak # IV&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; , 30 Sept  – 10 Okt 2006 di Ruang Pameran Taman Budaya Yogyakarta, bekerjasama dengan Taman  Budaya Yogyakarta; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;5)&lt;span style="font-size:0;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pameran Perjalanan &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Seni Lukis Abstrak # V&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, 14 – 28  April 2007 di Galeri Semar, Malang, bekerjasama dengan Galeri Semar;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;6)&lt;span style="font-size:0;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pameran Perjalanan &lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Seni Lukis Abstrak # VI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, Juni  2007 di Taman Ismail Marzuki, &lt;i&gt;rencana &lt;/i&gt;bekerjasama dengan Dewan Kesenian  Jakarta dan PKJ-TIM.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;         &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;Di setiap  pameran&lt;/span&gt; selalu terjadi diskusi atau sarasehan yang intens, membahas dan  mengkaji ulang pemahaman tentang &lt;i&gt;seni abstrak&lt;/i&gt;, baik secara definisi  maupun implementasi dalam karya seni lukis yang hadir di dalam pameran itu.  Adanya suatu &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;kesadaran  ‘baru’&lt;/span&gt; tentang suatu ‘kelahiran’ bahwa &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;seni lukis abstrak di Indonesia telah  eksis&lt;/span&gt;. Selama ini para pelukis abstrak di Indonesia ini bergulat dan  berjuang sendiri, mengeksplorasi kreativitas mereka secara individual dan  meyakinkan apa yang telah dikerjakan secara intens dan konsisten itu sebagai  olah budi dan olah rasa yang sangat pribadi.&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-family:Verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-family:Verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" lang="IN" &gt;‘&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;’&lt;/span&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Verdana;"&gt; adalah &lt;b&gt;istilah yang seringkali dipergunakan  untuk menjelaskan pengaruh yang berkelebihan/ extrem dari dorongan hati  &lt;i&gt;(impulse) &lt;/i&gt;untuk meninggalkan alam &lt;i&gt;(nature).&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Pengganti atau  kata lain untuk ‘abstrak’ seperti &lt;i&gt;‘non-objectiv&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Ik2_Pf17UBI/RpxT5MsSMNI/AAAAAAAAAAc/5Nere2fzIUM/s1600-h/Sulebar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5088033921146433746" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ik2_Pf17UBI/RpxT5MsSMNI/AAAAAAAAAAc/5Nere2fzIUM/s400/Sulebar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;e’ &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;‘non-figurative’&lt;/i&gt; sering dianjurkan agar dapat  lebih dipahami. Imaji sebuah empat persegi lebih kearah sebuah ‘obyek’ atau  sebuah ‘figur’ dari pada imaji sebuah ‘wajah’ &lt;i&gt;(face)&lt;/i&gt; atau sebuah  ‘pemandangan alam’ &lt;i&gt;(landscape); &lt;/i&gt;walaupun kenyataannya ‘figur’ lebih awal  dipergunakan oleh para ahli geometri dalam penamaan A atau B sebagai abstraksi  yang mereka maksudkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Verdana;"&gt;Tidak dapat  disangkal lagi kalau kata sifat ‘abstrak’ adalah membingungkan dan bahkan  berlawanan asas &lt;i&gt;(paradoxal).&lt;/i&gt; Bagi sebuah lukisan ‘abstrak’, ia adalah  sebuah lukisan yang paling positif nyata, karena sejak awal telah dibatasi  dengan perhatian akan persoalan permukaan fisik yang menggoda panca indera  &lt;i&gt;(sensuous)&lt;/i&gt; daripada sebuah kanvas yang dipersiapkan untuk sebuah lukisan  matahari terbenam ataupun sebuah potret. Kata sifat itu juga membingungkan,  karena memiliki pengertian/implikasi sebagai sebuah kata kerja ataupun sebuah  kata benda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Verdana;"&gt;Kata kerja ‘abstrak’ &lt;i&gt;(to abstract)&lt;/i&gt; berarti:  1) meringkaskan, mengintisarikan, mengikhtisarkan&lt;span style="font-size:0;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;(to abstract article); &lt;/i&gt;2) menjauhkan, memisahkan atau  menghilangkan dari&lt;i&gt; (to draw away from); &lt;/i&gt;atau 3) mendesak untuk bebas  &lt;i&gt;(to draw out).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Verdana;"&gt;Kata benda ‘abstraksi’ &lt;i&gt;(abstraction)&lt;/i&gt; telah  memiliki arti sekaligus memisahkan, menjauhkan ataupun mendesak untuk bebas –  seperti contoh sebuah figur yang geometris &lt;i&gt;(a geometrical figure)&lt;/i&gt; atau  sebuah siluet yang tak berbentuk &lt;i&gt;(an amorphous silhuette)&lt;/i&gt; tidak memiliki  hubungan yang nyata dengan realitas yang konkrit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;  &lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;‘Abstrak’&lt;/span&gt; kalau begitu dapat dimaknai sebagai  sebuah kata sifat yang dapat diterapkan kepada karya-karya seni dengan ruang  gerak &lt;i&gt;(latitude)&lt;/i&gt; tertentu dan karena tidak ada kata yang lebih baik dan  lebih umum yang dapat mewakilinya, kata itu akan kita pergunakan dalam tulisan  ini selanjutnya tanpa memakai tanda petik lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 18pt; color: rgb(102, 51, 51); text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Verdana;"&gt;Dengan demikian &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:180%;"  lang="IN" &gt;seni abstrak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Verdana;"&gt; lebih pada pengertian cara berpikir,  bersikap ataupun ide serta konsep-konsep mendasar yang tidak semata-mata  rasional tetapi lebih pada keyakinan akan naluri dan perasaan yang paling  mendalam akan keberadaan karya-karya seni yang diciptakan itu. Perkataan abstrak  yang diaplikasikan untuk karya-karya seni yang memiliki dua arti itu  &lt;i&gt;(ambiguity) &lt;/i&gt;sesungguhnya sangat berguna dalam mengungkapkan kedua-artian  dan kebingungan yang tidak dapat dipisahkan dari subyek itu. Mungkin dengan  selalu menyimpan dalam ingatan pengertian kata kerja dan kata benda dari  perkataan ‘abstrak’ itu akan dapat membantu untuk memperjelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 18pt; color: rgb(102, 51, 51); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;KEGIATAN  – KEGIATAN DI DALAM PAMERAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:100%;" &gt;SENI LUKIS ABSTRAK&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:100%;" &gt;DI INDONESIA I -  2007&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Abstract  Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;Pameran Seni Lukis Abstrak di Indonesia I -  2007&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Acara pembukaan  pameran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);" lang="IN"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Artist’s Talk&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;(di Ruang Pameran,  di TV, di Radio dsb)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Abstract Education&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;(lomba/melukis  bersama untuk pelajar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Sarasehan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;/diskusi Seni Lukis  Abstrak di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 18.7pt; text-indent: -0.7pt; line-height: 150%; text-align: justify;" align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;MAKSUD dan  TUJUAN PAMERAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 18.7pt; text-indent: -0.7pt; line-height: 150%; text-align: justify;" align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);" lang="IN"&gt;‘Mari merenung dan berpikir  untuk pencerdasan dan pencerahan umat manusia’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 72pt; text-indent: 0.7pt; text-align: justify;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="margin-left: 54.7pt; color: rgb(102, 204, 204); text-indent: -27.35pt;" align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);font-size:85%;" lang="IN" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;Memamerkan lukisan-lukisan abstrak karya para pelukis  abstrak Indonesia yang terpilih dari Bali, Surabaya, Malang, Surakarta, Jepara,  Semarang, Yogyakarta, Bandung, Jakarta dan Medan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);"&gt;Mensosialisasikan Manifesto Abstrak Jakarta, sebagai  pengukuhan akan sikap – perilaku, etika – estetika serta wawasan berpikir dalam  &lt;i&gt;laku&lt;/i&gt; kehidupan para pelukis  abstrak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);"&gt;&lt;span lang="IN"  style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meningkatkan  apresiasi seni bagi masyarakat luas agar dapat memberikan kekayaan batin dan  meningkatkan pengalaman estetis mereka masing-masing sebagai proses untuk  memanusiakan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoTitle" style="color: rgb(102, 204, 204);" align="right"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;Menjadikan  suatu nilai tambah dalam kegiatan seni budaya di Indonesia sebagai salah satu  upaya mencerdasan dan peningkatan martabat bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="Image3_img" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ik2_Pf17UBI/RsAciqtSWzI/AAAAAAAAAAk/HWljhUDfsjQ/S220/Gotot+Prakosa.jpg" height="220" width="220" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style=";font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="sidebar-wrapper"&gt; &lt;div class="sidebar section" id="sidebar"&gt;&lt;div class="widget Image" id="Image2"&gt;&lt;span class="widget-item-control"&gt;&lt;span class="item-control blog-admin"&gt;&lt;a class="quickedit" title="Edit" onclick="'return" href="http://www.blogger.com/rearrange?blogID=2593226472963075533&amp;amp;widgetType=Image&amp;amp;widgetId=Image2&amp;amp;action=editWidget" target="configImage2"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="widget Text" id="Text2"&gt;&lt;span class="widget-item-control"&gt;&lt;span class="item-control blog-admin"&gt;&lt;a class="quickedit" title="Edit" onclick="'return" href="http://www.blogger.com/rearrange?blogID=2593226472963075533&amp;amp;widgetType=Text&amp;amp;widgetId=Text2&amp;amp;action=editWidget" target="configText2"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="widget Image" id="Image3"&gt; &lt;div class="widget-content"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span class="widget-item-control"&gt;&lt;span class="item-control blog-admin"&gt;&lt;a class="quickedit" title="Edit" onclick="'return" href="http://www.blogger.com/rearrange?blogID=2593226472963075533&amp;amp;widgetType=Image&amp;amp;widgetId=Image3&amp;amp;action=editWidget" target="configImage3"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="widget BlogArchive" id="BlogArchive1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- spacer for skins that want sidebar and main to be the same height--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-1233096791944032853?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/1233096791944032853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=1233096791944032853&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1233096791944032853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1233096791944032853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2008/12/unik.html' title='uNik'/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Ik2_Pf17UBI/RpxT5MsSMNI/AAAAAAAAAAc/5Nere2fzIUM/s72-c/Sulebar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-1605607329450288490</id><published>2008-12-05T07:44:00.000-08:00</published><updated>2008-12-06T17:52:15.754-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>apalagi pas aku berumur sekitar sembilan tahun.&lt;br /&gt;aku ingat jelas, teman-temanku senang sekali mencelakai aku. begitu dari jauh dilihatnya sosokku yang kurus kering berjalan menghampiri mereka....&lt;br /&gt;breeeeg!&lt;br /&gt;   teman-temanku itu langsung mengerumuniku sambil mengejekku habis-habisan. biasanya sambil ada plusnya; gepalakan di kepalaku dan sepakan di kaki-kakiku.&lt;br /&gt;pokoknya menyakitkan dan horoor!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-1605607329450288490?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/1605607329450288490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=1605607329450288490&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1605607329450288490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/1605607329450288490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2008/12/apalagi-pas-aku-berumur-sekitar.html' title=''/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-763733620724023309.post-6708097765431193092</id><published>2008-12-05T06:49:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T07:30:17.868-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;Once Upon A Time&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;waktu aku masih kecil, kesehatanku sangat buruk. bahkan bisa dikata aku sering keluar masuk rumah sakit.&lt;br /&gt;   meski sekarang juga kalo dipikir-pikir gag berubah banyak sih.misalnya masih sering nginap di UKS.sampai-sampai suster UKS kenal baik ma aku.gag seperti teman-tamanku, ikut kegiatan ini ikut kegiatan itu. atau naik turun gunung.....lari sana lari sini, tapi baf\dan tetep seger buger, eng ing eng.....&lt;br /&gt;   ada satu hal yang aku ingat dengan jelas waktu aku masih kecil.bahwa kau benci banget ama kehidupanku, ini beneran loh bukan basa-basi.tapi aku sadar bahwa inilah takdir hidupku. mau gimana lagi. tepatnya ketika aku masih kecil. sampai detik ini, aku gag tahu asbabunuzulnya. aku tiba-tiba sakit selama berhari-hari.timbanganku langsung turun secara drastis.aku rasa tiap menit aku selalu muntah.ugh....sungguh menjijikan. banyak obat yang masuk ke tubuhku.&lt;br /&gt;   nah, itu berarti satu hal lagiu; mungkin aku dikutuk hidup selalu dikelilingi banyak obat. lengkap dengan aturan minum beserata kontraindikasinya.&lt;br /&gt;   percaya deh, aku benci banget situasi begitu!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/763733620724023309-6708097765431193092?l=kecoamungil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kecoamungil.blogspot.com/feeds/6708097765431193092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=763733620724023309&amp;postID=6708097765431193092&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/6708097765431193092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/763733620724023309/posts/default/6708097765431193092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kecoamungil.blogspot.com/2008/12/once-upon-time-waktu-aku-masih-kecil.html' title=''/><author><name>sEreNAdA pElAngI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12779933826640267313</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_aDkX1Oy3OEo/STtGPiWl2wI/AAAAAAAAABY/kjwMxx-x8Y8/S220/Picture+048.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
